Cara Cek PIP 2023 Lewat HP untuk Siswa SD, SMP, hingga SMA
Melex.id Jakarta – Sebanyak 17.953.268 siswa menjadi penerima bantuan Proyek Indonesia Cerdas (PIP) serta 780.014 siswa mendapatkan faedah dari KIP Kuliah pada 2022. Selanjutnya, 8.245 peserta didik menjadi bagian dari inisiatif beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) serta sebanyak 10.648 siswa menerima bantuan kegiatan Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) sejak 2020-2022.
Program beasiswa yang dimaksud disediakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Studi kemudian Teknologi. PIP melalui Kartu Indonesia Pandai (KIP) adalah pemberian bantuan tunai sekolah terhadap anak usia sekolah (usia 6–21 tahun) yang mana berasal dari keluarga miskin, serta rentan miskin yang dimaksud termasuk pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Untuk dapat mengetahui penerima PIP, simak langkah di area bawah ini.
Cara Cek PIP 2023 Lewat HP
Berikut langkah-langkah untuk mengetahui status penerima faedah PIP secara daring (online) bagi siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah menghadapi (SMA) atau sederajat:
– Kunjungi laman SIPINTAR https://pip.kemdikbud.go.id/home_v1 pada gawai.
– Gulir layar hingga menemukan kolom ‘Cari Penerima PIP’.
– Ketikkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk (KTP).
– Ketik hasil perhitungan yang dimaksud muncul pada layar.
– Tekan tombol ‘Cek Penerima PIP’.
– Jika terdaftar, maka informasi penerima akan ditampilkan. Perlu diketahui, partisipan didik yang mana berhak menerima PIP berasal dari keluarga penerima khasiat (KPM) yang tercatat di tempat Informasi Terpadu Kemakmuran Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos).
Selain diberikan terhadap siswa dari sekolah pada bawah naungan Kemendikbudristek, PIP juga menyasar kontestan didik madrasah di tempat Kementerian Agama (Kemenag), seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), lalu Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat.
Berikut tata cara cek PIP untuk siswa madrasah:
– Kunjungi situs pemantauan, pelaporan, juga pengaduan pelaksanaan PIP siswa madrasah (SIPMA) https://pipmadrasah.kemenag.go.id/.
– Ketik nama siswa atau NIS.
– Pilih kota/kabupaten sekolah.
– Tekan tombol ‘Cari’.
– Apabila memenuhi aturan penerima PIP, maka layar akan menunjukkan data siswa.
Besaran Bantuan PIP
Besaran faedah dari PIP berbeda-beda tergantung jenjang sekolah serta tingkatan belajar. Berikut rinciannya:
– SD/SD Luar Biasa (SDLB)/Paket A: Rp450.000 per tahun, khusus kontestan didik baru (kelas 1) dan juga murid kelas akhir (kelas 6) mendapatkan Rp225.000.
– SMP/SMPLB/Paket B: Rp750.000 per tahun, khusus kontestan didik baru (kelas 7) kemudian murid kelas akhir kelas (kelas 9) mendapatkan Rp375.000.
– SMA/SMK/SMALB/Paket C: Rp1.000.000 per tahun, khusus partisipan didik baru (kelas 10) kemudian murid kelas akhir kelas (kelas 12) mendapatkan Rp500.000.
Penggunaan Dana PIP
Bantuan PIP digunakan untuk pembelian lalu pembiayaan yang berkaitan dengan kegiatan belajar dalam sekolah, meliputi:
– Pembelian buku kemudian alat tulis.
– Pembelian pakaian serta alat perlengkapan belajar, seperti sepatu, tas, kemudian sejenisnya.
– Biaya transportasi dari lalu menuju ke sekolah.
– Uang saku.
– Iuran bulanan di area institusi pendidikan.
– Biaya kursus atau pelatihan tambahan.
– Keperluan lain yang tersebut berhubungan dengan keinginan pendidikan.
Prioritas Penerima PIP
Sementara itu, penerima PIP diprioritaskan untuk kelompok siswa sebagai berikut.
– Siswa yang digunakan terdapat di area DTKS Kemensos yang dimaksud berasal dari KPM Inisiatif Keluarga Harapan (PKH) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
– Siswa yang tersebut berasal dari keluarga rentan kemiskinan dengan dibuktikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kepala desa/kelurahan.
– Siswa berstatus yatim, piatu, yatim piatu, anak berkebutuhan khusus, anak yang dimaksud tinggal di area panti asuhan yang mana mengalami rentan kemiskinan dan juga dibuktikan oleh SKTM dari kepala desa/kelurahan.
– Siswa yang digunakan berasal dari wilayah terdampak bencana alam.
– Penerima PIP diprioritaskan untuk siswa dari wilayah tertinggal, terdepan, kemudian terluar (3T).
MELYNDA DWI PUSPITA
Sumber : Tempo.co
