Drama Sam Nama individu Dipecat Bongkar Teknologi Sangat Berbahaya Perusahaan AI Terbuka
Melex.id Kabar pimpinan Open Artificial Intelligence Sam Nama individu dipecat perusahaannya sendiri ternyata mengungkap fakta baru tentang teknologi berbahaya yang digunakan dimiliki perusahaan pembuat Chatbot GPT tersebut.
Diketahui Sam Nama individu dipecat komite perusahaan Perusahaan AI Terbuka oleh sebab itu adanya rumor perihal keamanan Artificial General Intelligence (AGI). AGI adalah teknologi Artificial Intelligence yang tersebut miliki kecerdasan layaknya manusia dan juga dapat memahami segala sesuatu dalam sekitarnya.
Selain itu, rumor lain menyatakan kalau Sam Nama individu tidak ada jujur pada majelis hingga adanya perasaan khawatir item Teknologi AI ke masyarakat tanpa adanya tindakan pencegahan keamanan yang tersebut memadai.
Nah menurut narasumber anonim, para peneliti di dalam Perusahaan AI Terbuka ternyata telah mulai tak lama lagi meluncurkan item AGI. Ini adalah berbeda dengan apa yang mana merek umumkan ke publik.
Definisi AGI sendiri telah lama mengalami perkembangan di OpenAI, dari tugas yang dimaksud dapat diajarkan untuk manusia hingga melampaui kemampuan manusia pada bidang yang tersebut bernilai ekonomi.
Transparansi dilaporkan telah dilakukan merosot sejak peluncuran GPT-2 pada tahun 2019, dengan meningkatnya kerahasiaan seputar detail model, yang mungkin saja terkait dengan pengembangan AGI.
Implikasi AGI ini sangat besar sehingga memerlukan kolaborasi global untuk mengatasi risiko kemudian upaya mitigasi, sesuai laporan Gizmochina, Hari Minggu (26/11/2023).
AGI sendiri dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai orang kehilangan pekerjaan hingga menciptakan adanya pergolakan konflik sosial, di area mana orang-orang kaya lebih besar cenderung berkuasa dikarenakan teknologi ini.
Saat Nama orang dipecat, mayoritas dari 700 karyawan OpenAI mengancam resign. Mereka dapat mengubah keputusannya apabila para anggota majelis perusahaan mengundurkan diri, yang dimaksud mana Sam Nama orang sekarang telah bekerja kembali dalam OpenAI.
Sebelum pemecatan Altman, staf peneliti mengirimkan surat peringatan serius untuk badan perusahaan tentang penemuan Kecerdasan Buatan yang dimaksud kuat, yang digunakan berpotensi terkait dengan proyek Q*.
Q* adalah sebuah proyek OpenAI yang tersebut dinilai sebagai terobosan di pencarian AGI. Proyek ini mampu menunjukkan kemampuan pemecahan permasalahan matematika yang luar biasa dengan sumber daya komputasi yang dimaksud signifikan.
Surat yang disebutkan menandai kehebatan lalu kemungkinan bahaya Teknologi AI tanpa menyebutkan secara spesifik hambatan keamanannya.
Proyek Q* juga surat peringatan keras disebut-sebut sebagai faktor penyulut pemecatan Altman, lalu Mira Murati, seseorang eksekutif lama, menyebutkan proyek yang disebutkan terhadap karyawan. Juru bicara Open Artificial Intelligence mengkonfirmasi komunikasi Murati tetapi tidaklah mengomentari tentang rumor proyek Q* tersebut.
Sumber : Suara.com
