Gocek Wartawan usai Diperiksa di tempat Bareskrim, Firli Bahuri Kepergok Ngumpet pada Mobil sambil Tutupi Muka Pakai Tas
Melex.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri selesai diperiksa terkait kasus pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo alias SYL di tempat Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/11/2023) siang.
Pantauan Suara.com seusai diperiksa Firli tak langsung keluar dari Gedung Bareskrim Polri. Kuncing-kucingan sempat terjadi antara jurnalis kemudian Firli yang dimaksud diduga hendak menghindari sorotan kamera.
Terlihat beberapa orang diduga ajudan Firli memantau gerak-gerik jurnalis yang telah dilakukan menjaga beberapa pintu keluar di dalam Bareskrim Polri.
Sekitar pukul 13.36 WIB Firli nampak berada di area dalam mobil Hyundai Tucson hitam berpelat nomor B 1917 TJQ.
Terlihat Firli ngumpet dalam posisi tiduran sambil menutupi wajahnya dengan tas hitam. Momen itu tertangkap beberapa jurnalis yang digunakan memergokinya berupaya mengambil gambar dari balik kaca jendela mobil tersebut.
![Ketua KPK Firli Bahuri dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di tempat Polda Metro Jaya pada Selasa, (14/11/2023). [ANTARA Foto/Nova Wahyudi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/14/21306-5-fakta-pemeriksaan-firli-bahuri-hari-ini-sempat-mangkir-dipanggil-dewas.jpg)
Kericuhan sempat terjadi ketika mobil yang dimaksud ditumpangi Firli hal itu berupaya kabur serta melindas kaki jurnalis foto Tempo.
Hingga kekinian belum diketahui alasan Firli kerap menghidari jurnalis usai diperiksa terkait kasus pemerasan SYL.
Peristiwa ini juga sempat terjadi pada Selasa (24/11/2023) lalu. Ketika itu Firli datang serta pergi meninggalkan Bareskrim Polri secara diam-diam diduga untuk menghidari jurnalis.
Tiga Pegawai KPK Turut Diperiksa
Selain Firli, penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada hari ini juga memeriksa tiga orang saksi. Mereka merupakan pegawai KPK.
“Tiga pegawai KPK,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (16/11/2023).

Adapun berdasar catatan Suara.com total sudah sekitar 96 saksi kemudian ahli yang mana diperiksa dalam proses penyidikan kasus ini. Rinciannya 88 saksi dan juga delapan ahli.
Meski telah lama memeriksa hampir 100 saksi penyidik hingga kekinian belum menetapkan tersangka dalam perkara ini.
Ade sempat berjanji akan menyampaikan perkembangan lebih besar lanjut terkait kasus ini dalam waktu dekat. Sekaligus menegaskan bahwa penyelidikan hingga penyidikan dikerjakan secara profesional, transparan juga akuntabel.
“Kita masih berproses, dan juga kami jamin penyidik akan profesional, transparan, akuntabel dalam melakukan penyidikan tindakan pidana korupsi yang digunakan terjadi,” pungkasnya.
Sumber : suara.com