Kemendikbudristek Tunjuk Kelas Pintar Jadi Mitra Pembangunan Kurikulum Merdeka
Melex.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, serta Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan kepercayaan tambahan kepada Kelas Pintar sebagai Mitra Pembangunan pada Program Implementasi Kurikulum Merdeka.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada 6 September 2023 dan juga berlaku sampai dengan tahun 2026.
“Kami bersyukur dan juga berterima kasih atas kepercayaan yang tersebut telah dilakukan diberikan oleh Kemendikbudristek kepada Kelas Pintar. Kepercayaan ini sejalan dengan visi-misi kami sebagai perusahaan penyedia solusi berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas sekolah di tempat Indonesia,” ujar Fernando Uffie, Founder serta CEO Kelas Pintar ditulis Jumat (17/11/2023).
Perjanjian Kerja Sama ini bertujuan untuk menggalang upaya optimalisasi program prioritas bidang sekolah anak usia dini, institusi belajar dasar, serta institusi belajar menengah pada pemerintah daerah dan/atau satuan pendidikan.
Pada perjanjian ini, ruang lingkup Kelas Pintar sebagai Mitra Pembangunan bukan belaka dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, tetapi juga Perencanaan Berbasis Data.
Pada Perjanjian Kerja Sama yang tersebut ditandatangani pada 2022 lalu, Kelas Pintar diberikan kepercayaan sebagai Mitra Pembangunan untuk program Implementasi Kurikulum Merdeka.
Pada kepercayaan ini, Kelas Pintar mendapatkan ruang lingkup melalui sosialisasi Kurikulum Merdeka serta Platform Merdeka Mengajar, pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka kemudian pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, pembentukan dan/atau pengembangan aktivitas komunitas belajar, lalu Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Pada ruang lingkup tersebut, Kelas Pintar sudah menyelenggarakan berbagai program, seperti rangkaian webinar, pendampingan ke satuan pendidikan, juga menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka. Program-program ini telah lama diselenggarakan sejak Juli 2022 kemudian masih terus berjalan hingga saat ini.
Selanjutnya, Kelas Pintar diberikan kepercayaan pada ruang lingkup terkait Perencanaan Berbasis Data. Perencanaan Berbasis Data merupakan bentuk pemanfaatan data pada sistem Rapor Pendidikan sebagai bentuk intervensi satuan pendidikan, dinas pendidikan, maupun pemerintah daerah terhadap mutu lalu capaian pendidikannya.
Perencanaan Berbasis Data ini bertujuan untuk memberikan perbaikan pembelanjaan anggaran juga pembenahan sistem pengelolaan satuan lembaga pendidikan yang mana efektif, akuntabel, serta konkret.
Realisasi yang digunakan diharapkan dari Kelas Pintar pada Perencanaan Berbasis Data yakni melalui sosialisasi pemanfaatan Rapor Pendidikan kemudian Perencanaan Berbasis Data dan juga pendampinganpemanfaatan Rapor Pendidikan serta Perencanaan Berbasis Data.
“Sejak 2022, Kelas Pintar telah lama menyelenggarakan berbagai program sebagai wujud komitmen kami sebagai Mitra Pembangunan. Program-program ini bukan belaka berpusat dalam Jakarta saja, tetapi kami berupaya untuk menjangkau sekolah-sekolah binaan Kelas Pintar di tempat berbagai wilayah. Kami juga bekerja sebanding dengan Dinas Pendidikan di tempat berbagai wilayah untuk membantu satuan sekolah agar dapat melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka dengan baik. Kepercayaan baru ini pun menyokong kami untuk terus berinovasi dalam merancang program serta menyediakan solusi berbasis teknologi yang tersebut dapat digunakan mulai dari satuan pendidikan, dinas pendidikan, serta pemerintah daerah. Sehingga seluruh biosfer lembaga pendidikan Indonesia sama-sama bertumbuh lalu kita menghadirkan institusi belajar yang digunakan berkualitas untuk anak bangsa,” ujar Uffie.
Sumber : suara.com
