Lingkungan Ini adalah Permudah Akses Layanan Aspek Kesehatan Homecare
Melex.id Kapasitas rumah sakit di dalam Indonesia masih kewalahan pada memberikan pelayanan medis yang dimaksud bisa saja mendatangi pasien di tempat rumah.
Apalagi, rasio ketersediaan tempat tidur dibandingkan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia masih berkisar di tempat bilangan bulat 1,21:1.000.
Artinya, untuk seribu penduduk, hanya sekali tersedia 1,21 tempat tidur di tempat rumah sakit – hitungan ini merupakan yang terendah di tempat Asia Tenggara.
Melihat kesenjangan ini, HealthPro hadir sebagai jaringan yang tersebut menyediakan tenaga medis profesional on-demand, baik untuk ditugaskan dalam rumah sakit untuk waktu tertentu maupun melayani panggilan perawatan di tempat rumah.
Startup ini juga bertujuan membantu sarana kemampuan fisik lalu pasiennya untuk mengakses layanan kebugaran homecare yang berkualitas agar perawatan serta tingkat kesembuhan pasien dapat lebih tinggi optimal.
Selain itu, dengan database yang dimaksud luas kemudian terkurasi, HealthPro membantu institusi kondisi tubuh seperti RS, klinik, hingga puskesmas untuk memenuhi permintaan SDM sewaktu-waktu.
![Layanan Healthpro. [Tangkapan layar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/21/19645-layanan-healthpro.jpg)
Dalam memformulasikan perawatan terbaik bagi pasien, HealthPro menggabungkan kecanggihan teknologi dengan wawasan profesional tenaga kesehatan.
“Teknologi kami menganalisa data kondisi tubuh pasien, kemudian menyusun rencana perawatan yang dimaksud tepat.,” kata Rendy Alfuadi, Co-Founder lalu CTPO Healthpro.
Menurutnya, adanya tenaga kemampuan fisik yang dimaksud terlatih serta berpengalaman juga memegang peran penting di menegaskan efektivitas rencana perawatan kemudian supaya kualitas layanan sesuai dengan keperluan pasien.
Dalam waktu kurang dari setahun sejak pendiriannya, HealthPro konsisten mencatatkan pertumbuhan positif Revenue hingga 35 persen dari bulan ke bulan.
Sejauh ini, ada lebih besar dari 7.000 tenaga medis profesional on-demand pada database, yang tersebut terdiri dari dokter, perawat, fisioterapis, hingga bidan.
Startup ini juga telah dilakukan bekerja mirip dengan 80 lembaga kemampuan fisik kemudian melayani lebih besar dari banyak keinginan Shifting di tempat rumah sakit dan juga seribu pasien yang membutuhkan homecare di tempat Jabodetabek.
“Di HealthPro, proses verifikasi serta seleksi staf homecare adalah prosedur yang digunakan sangat ketat serta terstruktur,” tambah Rendy di temu media bertajuk “Revolutionizing Home Healthcare: Balancing Technology and Human Touch in Patient Care”.
Dia menjelaskan, setiap kandidat harus melintasi rangkaian pemeriksaan latar belakang yang tersebut komprehensif, mulai dari verifikasi kualifikasi akademik, referensi kerja, kemudian sebagainya.
“Kami juga mengadakan wawancara mendalam untuk menilai kompetensi profesional, keterampilan interpersonal, hingga pengalaman kerja kandidat,” ujarnya, Selasa (21/11/2023).
![Layanan Healthpro. [Tangkapan layar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/21/70234-layanan-healthpro.jpg)
Setelah terpilih, ia menambahkan, para staf menjalani pelatihan berkala untuk melakukan konfirmasi mereka selalu up to date dengan standar perawatan terbaru.
“Sebagai salah satu alumni kegiatan Startup Studio Indonesia Batch ke-7 dari Kominfo, HealthPro adalah contoh startup muda yang perlu terus didukung kemudian dikembangkan tambahan jauh,” kata Slamet Santoso, Direktur Pemberdayaan Informatika, Kominfo RI.
Kedepannya, HealthPro menetapkan target ambisius untuk terus memperluas jangkauan database hingga mencapai 50.000 tenaga kerja medis dalam seluruh Indonesia.
HealthPro berharap perpaduan teknologi lalu sentuhan personal manusia bisa saja memberikan akses perawatan kondisi tubuh yang lebih tinggi baik bagi siapa saja.
Sumber : Suara.com