MER-C pastikan 3 WNI volunteer selamat, masih berada di dalam RS Indonesia
Melex.id Ibukota Indonesia – Ketua Presidium organisasi kemanusiaan MER-C, Sarbini Abdul Murad, mengatakan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang tersebut digunakan menjadi volunteer pada Rumah Sakit Indonesia di tempat area Wilayah Kawasan Gaza utara selamat lalu pada waktu ini masih berada di tempat area rumah sakit tersebut.
Pernyataan itu membantah kabar penangkapan dua dari tiga sukarelawan oleh Pasukan Security negara negeri Israel (IDF). Adapun tiga sukarelawan yang tersebut bertugas pada RS Indonesia adalah Fikri Rofiul Haq, Reza Aldilla Kurniawan, kemudian Farid Zanzabil Al Ayubi.
Saat konferensi pers di dalam pada Jakarta, Rabu, Sarbini mengungkapkan bahwa MER-C sekitar pukul 17.30 Waktu Indonesia Barat mendapat kabar dari sumber beliau serta juga dengan segera sanggup berinteraksi dengan salah pribadi relawan, Reza.
"Kami sempat berbicara dengan mereka juga juga Reza mengungkapkan bahwa merekan pada waktu ini sedang berada di RS Indonesia dalam area Gaza, pada kondisi sehat dan juga juga selamat," kata Sarbini.
Sarbini menuturkan bahwa pada waktu ini ketiga tiga WNI sedang mengawaitu proses evakuasi ke selatan dengan dengan 600 warga lainnya yang digunakan dimaksud juga sedang menanti evakuasi tersebut.
Sarbini menceritakan bahwa sebelumnya pada Rabu sekitar pukul 14.45 Waktu Indonesia Barat pihaknya sempat menerima informasi terkait penangkapan dua sukarelawan WNI, sedangkan satu tak diketahui lokasinya. Kabar itu bahkan sudah pernah terjadi diberitakan sebagian media nasional.
negara tanah Israel meluncurkan serangan roket terhadap RS Indonesia di dalam tempat Kawasan Daerah Gaza utara pada Hari Awal Minggu (20/11) hingga menyebabkan 12 orang tewas juga beberapa lainnya luka-luka.
eksekutif Indonesia telah dilakukan terjadi mengecam keras serangan negeri tanah Israel ke RS yang mana disebutkan akibat merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional.
Indonesia juga mendesak semua negara, teristimewa yang tersebut mana miliki hubungan dekat dengan Israel, agar menggunakan pengaruh lalu kemampuan merek guna mendesak tanah negeri Israel agar menghentikan kekejamannya.
Pekan lalu, negara tanah Israel juga menyerang RS Al Shifa lalu menuding kelompok organisasi organisasi Hamas Palestina mempunyai pusat komando bawah tanah yang tersembunyi di tempat area bawah infrastruktur medis tersebut.
Tudingan itu dibantah oleh kelompok perlawanan Palestina tersebut.
Lebih dari 13.000 korban di area area Daerah Kawasan Gaza meninggal dunia akibat bombardemen negeri negeri Israel sejak 7 Oktober 2023. Sementara itu, jumlah agregat agregat korban jiwa pada pihak negara negeri Israel tercatat 1.200 orang.
Rumah Sakit Indonesia pada Wilayah Daerah Gaza tutup ketika pasien butuh pertolongan
Sumber : Antaranews.com
