OTT KPK di area Kaltim Terkait Suap Proyek Jalan, 11 Orang yang digunakan Ditangkap Sudah Diterbangkan ke Ibukota
Melex.id Sebanyak 11 orang terjaring pada operasi tangkap tangan (OTT) yang tersebut diadakan KPK di dalam di dalam Kalimantan Timur pada Kamis (23/11/2023) kemarin. Penangkapan KPK terhadap belasan orang itu berkaitan dengan tindakan hukum dugaan suap proyek jalan Provinsi Kaltim yang mana berasal dari APBN serta APBD tahun anggaran 2023-2024.
Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, 11 orang yang terjaring OTT dalam antaranya berprofesi sebagai pejabat negara.
“Sejauh ini KPK tangkap 11 orang di tempat antaranya pelaksana negara dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur kemudian beberapa pihak swasta,” kata Ali Fikri di keterangan tertoreh yang diterima Suara.com, Hari Jumat (28/11/2023).
![OTT KPK pada Kaltim, pintu kantor PT Fajar Pasir Lestari disegel. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/24/98210-ott-kpk-di-kaltim-pintu-kantor-pt-fajar-pasir-lestari-disegel-ist.jpg)
BBPJN Kalimantan Timur adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan juga Perumahan Rakyat (PUPR) yang tersebut bertanggung jawab menghadapi penyelenggaraan jalan nasional di tempat Kaltim.
“Tangkap tangan ini menghadapi dugaan suap menyuap pelaksanaan pengadaan barang juga jasa yang bersumber dari APBN dan/ atau APBD di area wilayah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2023-2024,” jelas Ali.
Mereka yang ditangkap telah tiba di area Gedung Merah Putih KPK, Ibukota Indonesia juga pada waktu ini masih menjalani pemeriksaan.
“Perkembangan akan disampaikan,” kata Ali.
Sumber : suara.com