PermataBankir Cilik 2023 Membentuk Generasi Unggul Melalui Literasi Keuangan lalu Kepedulian Lingkungan
Melex.id – PermataBank menghadirkan kembali PermataBankir Cilik sebagai salah satu program flagship PermataHati CSR yang tersebut bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menabung serta menggunakan uang secara bijak sejak dini.
Program ini memperkuat komitmen PermataBank sebagai agen konstruksi dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan rakyat Indonesia.
Pada penyelenggaraannya yang dimaksud ke-9 ini, PermataBankir Cilik memfokuskan pelaksanaannya terhadap 150 siswa dari 16 Sekolah Dasar yang tersebut antara lain terdiri dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) kemudian Sekolah Luar Biasa (SLB) dari beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, serta Bali.
Dalam acara kelulusannya yang dimaksud dihadiri oleh Meliza M. Rusli – Direktur Utama PermataBank; Sarjito – Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan juga Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kemudian Hary Indratno – Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), dinobatkan 10 peserta terbaik sebagai Bintang PermataBankir Cilik dalam berbagai kategori berbeda, serta dua sekolah yang mana berhasil mendapatkan nilai tertinggi untuk kategori proyek akhir bertemakan Literasi dan juga Lingkungan.
Selain itu, seluruh peserta PermataBankir Cilik dinobatkan sebagai Duta Menabung.
“PermataBankir Cilik adalah salah satu program unggulan PermataHati CSR, yang sejak tahun 2015 hadir sebagai bentuk kontribusi nyata PermataBank dalam upaya meningkatkan literasi juga inklusi keuangan di tempat Indonesia agar generasi penerus kita menjadi generasi yang tersebut unggul kemudian cerdas finansial. Selain berkelanjutan, kami juga terus berupaya memperluas sistem ekologi serta cakupan penerima manfaat, serta memperkaya kualitas pembelajaran. Tahun ini, kami juga menambahkan materi pengenalan bank sampah, sebagai inisiatif perhatian lingkungan yang dimaksud sejalan dengan program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) khususnya pada poin ke-12, yaitu Konsumsi kemudian Produksi yang mana Bertanggungjawab,” kata Meliza M. Rusli, Direktur Utama PermataBank dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/11/2023).
“Program seperti PermataBankir Cilik ini sungguh merupakan bantuan yang mana luar biasa bagi OJK, sebab salah satu tujuan OJK adalah memberikan edukasi kepada masyarakat, juga kami juga diberi target oleh Presiden untuk mencapai Inklusi Keuangan sebesar minimal 90% pada tahun 2024. Saya selalu terkesan dengan apa yang dimaksud kita lakukan bersama, yaitu datang ke sekolah-sekolah, berkolaborasi dan juga mendidik anak-anak untuk mampu menahan diri dan juga menabung. Saya selalu berprinsip bahwa orang yang digunakan sukses adalah orang yang digunakan bisa jadi berpuasa menikmati kesenangan sementara untuk kebaikan jangka panjang. Mereka akan tahu bagaimana memproduksi rencana yang digunakan tepat untuk masa depan mereka,“ ujar Sarjito, Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan juga Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Adapun Hery Indratno, selaku Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) yang dimaksud juga turut hadir dalam acara kelulusan PermataBankir Cilik ini mengungkapkan, nilai-nilai kehidupan yang digunakan baik paling tepat ditanamkan kepada anak usia dini.
“Dengan menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini, kita sudah menyebabkan langkah kecil untuk dampak yang mana besar untuk masa depan. Anak-anak juga dapat merasakan empat manfaat dasar menabung, yaitu sanggup belajar menghargai uang, belajar mengatur uang secara mandiri, melatih hidup hemat, serta lebih besar mudah mencapai tujuan dalam masa depan. Kami sangat mengapresiasi program yang mana dihadirkan PermataBank ini, juga kami berharap program ini terus diterapkan di tempat berbagai wilayah pada Indonesia. Selamat kepada adik-adik yang dimaksud dinobatkan sebagai Duta Menabung.” ucapnya.
Tahun ini PermataHati kembali berkolaborasi dengan PiBo, pelopor perpustakaan digital anak Bacapibo dalam penyelenggaraan PermataBankir Cilik 2023 dengan mengedepankan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) serta pengembangan kemampuan literasi dasar.
Program ini menggunakan modul yang dimaksud mudah dimengerti melalui konsep kelola uang 3-in (Tabung-in, Jajan-in, Bagi-in). Pembelajaran interaktif yang dimaksud diterapkan meliputi reading challenge bacapibo beserta sistem leaderboard untuk memotivasi peserta; tur virtual ke Bank Indonesia, cabang PermataBank, lalu sebuah bank sampah untuk mengajarkan para peserta tentang konsep pengelolaan sampah berkelanjutan; kelas public speaking, serta kelas untuk menstimulasi peserta berpikir secara kritis.
“Menjadi mitra PermataBank dari awal perjalanan PermataBankir Cilik tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Ditambah lagi kesamaan visi juga misi kami untuk membentuk generasi muda yang dimaksud lebih lanjut berkualitas. Kami selalu mencari hal baru, berinovasi, dan juga memperluas ranah kolaborasi untuk memproduksi kurikulum dan juga materi yang tersebut interaktif, menarik, kemudian efektif. Setiap inovasi juga penyesuaian materi yang digunakan kami terapkan selaras dengan kurikulum serta tujuan pembelajaran di dalam skeolah. Kami selalu berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang untuk para Duta Menabung, guru-guru, serta juga bagi seluruh komunitas sekolah yang tersebut terlibat,” kata Aisha Habir, Co-Founder PiBo.
Dalam PermataBankir Cilik 2023, setiap Sekolah Dasar yang mana berpartisipasi mengirimkan 10 hingga 15 siswa-siswi terbaiknya sebagai perwakilan untuk mendapatkan institusi belajar lalu pelatihan menjadi generasi muda cerdas finansial dan juga berkarakter berani, kreatif, lalu berjiwa pemimpin selama dua bulan. PermataBankir Cilik 2023 juga menghadirkan pelatihan guru sebagai pengayaan terhadap para tenaga didik pendamping peserta.
PermataBank melalui PermataHati, terus memperkuat posisi sebagai bank pilihan nasabah yang mana selalu melayani #DenganHati. Melalui PermataBankir Cilik 2023, PermataHati sekaligus menunjukkan komitmennya sebagai mitra bagi seluruh penduduk melalui berbagai rangkaian program CSR dengan berfokus pada 3 (tiga) pilar utama, yaitu Education, Empowerment, lalu Enhancement.
Sumber : suara.com
