Pernyataan Nawawi Pomolango usai Jadi Ketua KPK Sementara Gantikan Firli: Kembalikan Kepercayaan juga Support Publik!
Melex.id Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango mengumbar janji usai dilantik Presiden Joko Widodo mengatur lembaga antikorupsi, menggantikan Firli Bahuri yang mana berstatus dituduh korupsi.
Pada periode 2023 yang digunakan tersisa satu bulan lagi, Nawawi berjanji akan mengoptimalkan target-terget yang dimaksud harus mereka itu tuntaskan.
“KPK harus melakukan konfirmasi bahwa pemberantasan korupsi, bagaimanapun dinamikanya, tiada terganggu dan juga bisa jadi memberikan khasiat yang digunakan optimal bagi penduduk Indonesia. Sehingga sanggup mengatasi kepercayaan lalu dukungan masyarakat terhadap lembaga ini,” kata Nawawi di area Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Awal Minggu (27/11/2023).
Adapun target-target itu di area antaranya, peningkatan asset recovery dari perkara korupsi, meningkatkan skor indeks perilaku antikorupsi, lalu mengoptimalkan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (STRANAS PK).
Kemudian di dalam tingkat pimpinan, Nawawi meyakinkan tindakan di dalam KPK masih dilaksanakan secara kolektif kolegial. Mengedepankan kesepakatan diantara empat pimpinan dengan melakukan konsolidasi internal terhadap seluruh pegawai.
“Pimpinan berjanji akan terus bersinergi dengan Dewan Pengawas KPK di hal pemberian saran lalu nasihat untuk pimpinan, maupun upaya-upaya penegakan kode etik bagi seluruh Insan KPK, sebagai upaya untuk menjaga murwuah kelembagaan KPK,” imbuhnya.
Lalu dia juga akan terus bersinergi kemudian berkolaborasi dengan apara penegak hukum, lembaga/kementerian, pemerintah daerah, badan usaha, serta seluruh pemangku kepentingan pemberantasan korupsi.
Firli Dipecat
Jokowi sudah resmi memberhentikan Firli secara sementara sebagai ketua KPK, menyusul penetapannya sebagai terdakwa dugaan pemerasan ke Syahrul Yasin Limpo (SYL). Jokowi menunjuk Nawawi Pomolango sebagai ketua KPK sementara.
“Presiden Joko Widodo telah lama melakukan penandatanganan Keppres Pemberhentian Sementara Ketua KPK Firli Bahuri, sekaligus menetapkan Nawawi Pomolango sebagai Ketua Sementara KPK,” kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana lewat keterangannya diambil Suara.com, Hari Jumat (24/11).
Jokowi lebih tinggi memilih Nawawi berbeda dengan tiga delegasi ketua KPK, Alexander Marwata, Nurul Ghufron dan juga Johanis Tanak.
“Keppres ini ditandatangani oleh Presiden Jokowi di area Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Hari Jumat malam, 24 November 2023, setiba dari kunjungan kerja dari Kalimantan Barat,” kata Ari.
Sumber : Suara.com
