Provokasi Penonton lalu Terlibat Keributan di area Laga Persiraja vs PSMS, Bos Yudi Disanksi PSSI
Melex.id Komite Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi terhadap Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh Iswahyudi alias Bos Yudi dikarenakan dianggap memprovokasi penonton pada waktu laga melawan PSMS Medan, Hari Sabtu waktu malam (18/11/2023).
Media Officer Persiraja Ariful Usman, di area Banda Aceh, hari terakhir pekan (24/11/2023), membenarkan perihal sanksi tersebut, lalu pihak manajemen sudah pernah menerima salinan putusan Komdis PSSI terhadap Wapres Persiraja.

“Benar, kami sudah ada menerima salinan resmi dari PSSI terhadap sanksi untuk Wakil Presiden tersebut,” kata Ariful Usman seperti dimuat ANTARA.
Dalam surat putusan Komdis PSSI dengan nomor 088/L.2/SK/KD-PSSI/XI/2023 itu disebutkan bahwa Bos Yudi memprovokasi penonton pada pertandingan Persiraja vs PSMS Medan pada Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.
Di mana, Wapres Persiraja dinilai melanggar kode disiplin PSSI 2023 sebab terlibat keributan dengan ofisial PSMS Medan sehingga menyebabkan yang lainnya terprovokasi. Ini adalah juga diperkuat dengan bukti-bukti cukup.
Atas dasar itu, kemudian Komdis PSSI menghukum Bos Yudi dengan larangan berpartisipasi di pertandingan sebanyak dua kali. Serta denda uang sebesar Rp37,5 juta.
Sebagai informasi, usai laga Persiraja Banda Aceh melawan PSMS Medan dengan hasil akhir 0-0 itu, pemain kelompok tamu sempat tertahan di area lapangan oleh sebab itu tak sanggup pergi dari akibat lemparan botol aqua dari penonton.
Bahkan, para pemain PSMS Medan baru kembali ke penginapan sekitar pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat akibat kondisi di area pekarangan stadion yang dimaksud kurang kondusif.
Tak semata-mata itu, kemudian beredar kabar bahwa kapten PSMS Medan juga mendapat pukulan dari ofisial Persiraja Banda. Tuduhan yang dimaksud dibantah keras pasukan tuan rumah.
Di sisi lain, Manajemen Persiraja membantah melakukan pemukulan terhadap pemain PSMS Medan pada laga yang dimaksud berakhir imbang pada Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh itu.
Justru sebaliknya, pemain PSMS Medan yang melakukan provokasi di tempat lapangan, bersatu regu medis mereka.
“Termasuk Tim medis PSMS merekan yang terlibat memancing keributan di tempat bench pemain Persiraja,” kata Manajer Tim Persiraja Ridha Mafdhul Gidong.
Sumber : Suara.com