Dapat Dana IPO Mata Uang Rupiah 88,5 Miliar, Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Bakal Rajin Ekspansi
Berita Penanaman Modal Hari Ini – Melex.id PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) akan segera melakukan ekspansi pada memperkaya produk-produk materi baku atau speciality chemical sambil meningkatkan kapasitas produksi.
Direktur Utama Sinergi Multi Lestarindo Siu Min menjelaskan seluruh dana hasil Initial Public Offering (IPO) akan digunakan untuk beberapa hal, tetapi utamanya akan segera dipakai untuk ekspansi.
Adapun Sinergi Multi Lestarindo akan melepas 465,62 jt saham ke publik. Kuantitas itu setara dengan 20% dari modal ditempatkan kemudian disetor penuh pasca IPO.
Dalam masa penawaran awal alias bookbuilding, SMLE memasang nilai di dalam kisaran Mata Uang Rupiah 175–Rp 190. Dus, SMLE berpotensi mengantongi dana segari senilai Simbol Rupiah 88,46 miliar.
“Sekitar Rupiah 6 miliar dari dana IPO akan digunakan untuk pembelian satu gudang khusus material baku,” jelas Siu Min pada paparan publik, Selasa (19/12).
Sui Min mengungkapkan rencananya gudang itu akan dibagi menjadi tiga bagian, yakni khusus materi specialty food ingredients, specialty personal care & cosmetics dan juga specialty industrial chemicals.
Gudang itu berlokasi dalam Tangerang, Banten dengan nilai tukar Mata Uang Rupiah 7,23 miliar. Kekurangan Rupiah 1,35 miliar untuk pembelian gudang itu akan ditambal berasal dari dana internal atau pembiayaan dari pihak ketiga lainnya.
Sekitar Rupiah 3,4 miliar, lanjut Siu Min, akan digunakan untuk pengembangan laboratorium research & development SMLE termasuk pembelian peralatannya.
“Untuk peralatannya telah dipesan telah dipesan. Harapannya semester I-2023 gudang ini sudah ada bisa saja beroperasi menjadi laboratorium pengembangan produk,” kata Siu Min.
Kemudian sisanya sekitar Simbol Rupiah 79 miliar akan digunakan sebagai modal kerja untuk pembelian komponen baku di area ketiga perusahaan SMLE. Sui Min bilang dengan modal yang besar SMLE diharapkan bisa saja bertumbuh.
Per Juni 2023, SMLE membukukan pemasaran sebesar Simbol Rupiah 92,21 miliar. Raihan ini berkembang 49,42% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Mata Uang Rupiah 61,78 miliar per Juni 2022.
Sementara laba bersih periode berjalan SMLE mencapai Mata Uang Rupiah 2,22 miliar per semester I-2023. Angka yang dimaksud meningkat 65,36% YoY dari Simbol Rupiah 1,34 miliar pada paruh pertama pada 2022.
Siu Min menambahkan, di setahun penuh ini pemasukan SMLE mampu di tempat kisaran Rupiah 180 miliar sampai Simbol Rupiah 200 miliar. Dengan adanya kucuran dana SMLE berharap kinerja akan terangkat pada 2024.
“Dengan sisa dana dari IPO dalam sekitar Rupiah 79 miliar, pada 2024 kami harus mampu bertambah minimal 50%,” tandasnya.
Sumber : Kontan.co.id
