Kasus Ayah-Anak Tewas Membusuk Di Koja, 8 Hari Istri Cuma Bisa Diam Di Samping Mayat Suami
Berita Terkini Hari Ini – Melex.id Polisi menyampaikan Nur Hikmah Fujianti (32) mengalami gangguan psikis berat sehingga tak mampu berbuat apa-apa ketika suaminya Hamka Rusdi (50) kemudian anaknya Abid Qushayyi yang dimaksud berusia 11 bulan meninggal dunia.
Selama delapan hari sejak Hamka Rusdi meninggal pada 20 Oktober kemudian disusul anaknya, Nur Himah Fujianti cuma terdiam hingga kondisi jasad kedua korban membusuk.
“Nur Hikmah pada pada waktu itu memang sebenarnya bukan sanggup melakukan upaya-upaya sebab kondisi fisik dan juga psikisnya yang tiada mumpuni untuk melakukan upaya-upaya penyelamatan. Dia berada di kondisi bersatu dengan jenazah sampai delapan hari sampai dengan ditemukan,” kata Kapolres Metro Ibukota Utara Kombes Gidion Arif Setyawan untuk wartawan, Hari Jumat (15/12/2023).
Dalam kesempatan yang digunakan sama, psikolog forensik Sistrianova mengungkapkan hasil pemeriksaan kejiwaan Nur juga menunjukkan adanya kondisi stres akut akibat trauma.
“Pada pemeriksaan psikiatri, terperiksa pada waktu ditemukan gangguan jiwa yakni stres akut sebagai respons terhadap stress fisik lalu mental akibat pengalaman traumatik,” ujarnya.
Meninggal Karena Sakit
Polisi sebelumnya menyimpulkan bahwa Hamka Rusdi serta anaknya Adib meninggal dunia akibat sakit. Hal ini simpulkan berdasar hasil penyelidikan yang mana dijalankan dengan kelompok gabungan dari berbagai ahli. Mulai dari ahli toksikologi, histopatologi, hingga ahli psikologi forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM.
“Penyidik menyimpulkan bahwa kematian dari dua korban yang dimaksud dinyatakan kematian yang dimaksud wajar oleh sebab itu sakit,” kata Gidion.
Atas kesimpulan tersebut, penyidik kemudian memutuskan untuk menghentikan tindakan hukum tersebut. Sebab tidak ada ditemukan adanya unsur pidana di tempat balik kejadian ini.
“Kami nyatakan bahwa bukan ditemukan kejadian pidana pada perkara penemuan jenazah dalam TKP (tempat kejadian perkara) ini serta berikutnya kita nyatakan untuk penyelidikan ditutup,” ujarnya.
Jasad Hamka kemudian anaknya Abid ditemukan telah pada kondisi membusuk pada rumahnya Jalan Balai Rakyat V, RT 6/03, Tugu Selatan, Koja, Ibukota Utara pada Sabtu, 28 Oktober 2023 lalu. Penemuan jasad korban ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mana mencium bau busuk.
Saat masuk ke pada rumah, warga mengamati Nur serta anaknya berinisial A (4) di kondisi lemas.
Berdasar hasil penyelidikan Hamka diduga meninggal dunia sejak 20 Oktober 2023. Sedangkan anaknya Abid meninggal tiga hari setelahnya.
“Dari analisanya lebih banyak dulu bapaknya meninggal dunia kemudian anaknya kurang lebih tinggi tiga hari. Kondisi anak adalah lambung kosong atau tidak ada berisi makanan,” ujar Gidion.
Sumber : Suara.com
