Riwayat Pendidikan Gazalba Saleh, Hakim Agung Ditahan KPK Untuk Kedua Kali, Kok Bisa?
Berita Terkini Hari Ini – Melex.id Sosok Hakim Agung Gazalba Saleh kembali mengenakan rompi oranye dengan kedua tangan diborgol. Untuk kedua kalinya, Gazalba Saleh digelandang pasukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Gedung Merah Putih, pada Kamis (30/11/2023). Riwayat institusi belajar Gazalba Saleh pun menjadi sorotan.
Mengapa begitu? Pasalnya, Gazalba Saleh adalah seseorang Hakim Agung maka seharusnya ia mempunyai pengalaman dan juga lembaga pendidikan tinggi pada bidang hukum. Lantas bagaimana sanggup Gazalba Saleh sampai dua kali ditangkap KPK?
Ditangkap Kedua Kali
Gazalba ditahan oleh KPK untuk yang mana kedua kali usai ditetapkan sebagai terperiksa gratifikasi serta tindakan pidana pencucian uang pada 21 Maret 2023 lalu.
Sebelumnya, ia sudah ada sempat menghirup udara bebas serta meninggalkan rumah tahanan (Rutan) setelahnya ditahan KPK terkait tindakan hukum dugaan penerimaan suap pengurusan perkara Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.
KPK pun sempat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun pada putusannya, Hakim MA menyatakan Gazalba tidak ada bersalah dan juga dibebaskan dari Rutan Pomdam Jaya Guntur pada 2 Agustus 2023.
Hal ini yang dimaksud kemudian menjadi pertanyaan rakyat terkait bagaimana sosok Gazalba Saleh, termasuk salah satunya yaitu riwayat institusi belajar Hakim Agung nonaktif ini.
Riwayat Pendidikan Gazalba Saleh
Sebelum berkarir di area dunia hukum, Gazalba Saleh telah lama menyelesaikan jenjang institusi belajar sarjananya pada jurusan Hukum Internasional Fakultas Hukum atau FH di tempat Universitas Hasanuddin Makassar, Provinsi Sulsel.
Setelah lulus, Gazalba kemudian melanjutkan institusi belajar pascasarjana untuk meraih penghargaan magister lalu doktor di tempat Jurusan Bidang Studi Hukum di tempat Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat.
Sosok Hakim Agung Gazalba Saleh
Gazalba Saleh terpilih sebagai calon hakim agung pada Agustus 2017, setelahnya mengikuti rangkaian seleksi. Ia kemudian dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung M Hatta Ali pada 7 November 2017, lalu mulai meniti karirnya sebagai hakim agung di dalam kamar pidana.
Sebelumnya, Gazalba sempat menduduki jabatan sebagai hakim ad hoc di area Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di dalam Pengadilan Negeri Bandung.
Selain itu, pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini juga merupakan seseorang dosen dari Universitas Narotama Surabaya, Jawa Timur
Nama Gazalba Saleh pun tak luput dari kontroversi perkara suap Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana. Meskipun awalnya dijerat dengan hukuman 11 tahun penjara, namun ia berhasil bebas dari tuduhan jaksa.
Kini dirinya kembali berhadapan dengan hukum juga harus merasakan ruang jeruji besi kembali terhitung sejak 30 November 2023 kemarin. Demikian penjelasan seputar riwayat lembaga pendidikan Gazalba Saleh yang digunakan dua kali ditahan KPK.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Sumber : Suara.com
