4 Pelaku Penembakan Ibu Kota Rusia Diseret ke Pengadilan, Hadapi Dakwaan Hal ini
Jakarta – Otoritas Rusia pada Akhir Pekan (25/3/2024) menghadirkan 4 dituduh penembakan kemudian penyerangan di dalam kompleks konser Crocus City pada hari hari terakhir pekan yang menyebabkan setidaknya 137 warga tewas. Keempatnya ditangkap oleh kepolisian ke wilayah Bryansk
Menurut laporan TASS, para pelaku secara resmi diidentifikasi sebagai warga negara Tajikistan. Keempat pelaku yang dimaksud bernama Saidakrami Muodali Rachabalizoda, Dalerdzhon Barotovich Mirzoyev, Shamsidin Fariduni, serta Muhammadsobir Fayzov.
Pengadilan merilis video yang dimaksud menunjukkan tenaga polisi mengakibatkan salah satu terdakwa ke ruang sidang dengan tangan diborgol, juga foto pria yang sejenis yang mana duduk dalam pada sangkar kaca untuk terdakwa.
Salah satu terdakwa digiring dengan mata tertutup ke ruang sidang. Saat penutup matanya dilepas, sebuah mata hitam terlihat. Tersangka lainnya dibawa ke ruang sidang dengan menggunakan kursi roda.
“Para terperiksa menghadapi dakwaan serangan teror yang mana dilaksanakan oleh sekelompok individu yang dimaksud mengakibatkan kematian seseorang. Keempatnya mengaku bersalah,” tulis keterangan pengadilan yang dimaksud dilaporkan TASS.
Sebelumnya pada Minggu, kelompok ISIS sudah pernah merilis rekaman baru serangan tersebut. Rekaman video yang dimaksud menguatkan klaim kelompok teror yang dimaksud sebagai dalang pembantaian tersebut, meskipun Rusia berupaya untuk menyalahkan Ukraina, yang mana sedang berperang dengannya.
Rekaman tersebut, yang diterbitkan oleh kantor berita ISIS, Amaq, menunjukkan pelaku bersenjata memburu korban di dalam lobi Crocus City kemudian mengurangi tembakan dari jarak dekat. Pada satu titik, salah satu pelaku memohonkan yang dimaksud lain untuk “membunuh para warga tanpa belas kasihan.”
Insiden pada dekat Ibu Kota Rusia ini merupakan serangan paling mematikan yang tersebut diklaim ISIS dalam wilayah Eropa, sekaligus bermetamorfosis menjadi serangan paling mematikan yang dimaksud diwujudkan di dalam Rusia sejak pengepungan Beslan tahun 2004.
Presiden Rusia Vladimir Pemimpin Rusia belum mengunjungi lokasi penembakan. Kremlin menerbitkan rekaman yang digunakan menunjukkan presiden menyalakan lilin ke sebuah gereja dalam kediamannya di luar Kota Moskow pada Hari Minggu di malam hari untuk menghormati dia yang mana meninggal pada kejadian itu.
Meski telah terjadi ditegaskan ISIS, Pemimpin Rusia mengklaim tanah Ukraina telah lama “menyiapkan jendela” bagi para teroris untuk melintasi perbatasan dari Rusia ke Ukraina. Ia bahkan tak mengumumkan nama ISIS di pernyataan publiknya mengenai serangan tersebut.
“Media yang dimaksud didanai negara kemudian pro-pemerintah Rusia telah dilakukan diinstruksikan oleh pemerintahan Pemimpin Rusia untuk menekankan kemungkinan “jejak” keterlibatan tanah Ukraina pada serangan itu,” menurut dua pegawai media pemerintah untuk media pemantau Rusia, Meduza, yang digunakan dikutipkan The Guardian.
Artikel Selanjutnya ‘Kiamat’ Baru Tiba-Tiba Hantam Moskow, Presiden Rusia Mendadak Perintahkan Ini adalah
Artikel ini disadur dari 4 Pelaku Penembakan Moskow Diseret ke Pengadilan, Hadapi Dakwaan Ini
